Pemanfaatan Combine Harvester di Desa Buyan Kelumbi Tingkatkan Efisiensi Panen dan Dukung Modernisasi Pertanian Bangka Barat



Pemanfaatan Combine Harvester

*Bangka Barat, 31 Juli 2026* – Upaya modernisasi pertanian di Kabupaten Bangka Barat terus menunjukkan hasil yang nyata. Salah satunya terlihat dari pemanfaatan mesin panen padi Combine Harvester di areal persawahan Dusun Buyan, Desa Buyan Kelumbi, Kecamatan Tempilng, yang merupakan bantuan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) Kementerian Pertanian RI Tahun Anggaran 2024 melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bangka Barat.

Pada musim panen kali ini, mesin Combine Harvester dimanfaatkan secara optimal untuk memanen padi di kawasan sawah Desa Buyan Kelumbi. Penggunaan alsintan tersebut memberikan dampak positif bagi petani karena mampu mempercepat proses panen, mengurangi kehilangan hasil (losses), menekan biaya produksi, serta mengatasi keterbatasan tenaga kerja saat musim panen.

Dalam satu kali proses kerja, Combine Harvester mampu melakukan pemotongan, perontokan, pembersihan hingga pengemasan gabah ke dalam karung secara bersamaan. Teknologi ini menjadikan proses panen jauh lebih cepat dibandingkan metode manual sehingga petani dapat segera melanjutkan proses pascapanen.

Persawahan Desa Buyan Kelumbi sendiri merupakan hasil *Program Cetak Sawah Tahun 2013*. Kawasan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal kini telah berkembang menjadi lahan pertanian produktif yang secara rutin menghasilkan padi dan menjadi salah satu sentra produksi pangan di Kabupaten Bangka Barat. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa program pengembangan sawah di Bangka Barat mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat apabila didukung oleh pembangunan infrastruktur, mekanisasi pertanian, dan komitmen para petani dalam mengelola lahan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka Barat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan kepada Kabupaten Bangka Barat.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas bantuan Combine Harvester kepada Kabupaten Bangka Barat melalui DKPP. Bantuan ini sangat berarti, terutama di tengah kondisi keterbatasan atau defisit anggaran APBD Kabupaten Bangka Barat. Dukungan dari Pemerintah Pusat menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada petani dan mempercepat modernisasi sektor pertanian."

Beliau juga menyampaikan penghargaan kepada para petani yang telah mengelola bantuan tersebut secara bertanggung jawab sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Gapoktan Bukit Lestari Buyan yang telah menjaga dan memanfaatkan bantuan pemerintah ini dengan baik. Apresiasi juga kami sampaikan kepada Brigade Pangan Sejahtera Buyan Kelumbi yang telah mengoperasionalkan Combine Harvester secara profesional sehingga mesin dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani pada musim panen. Kolaborasi yang baik antara kelembagaan petani dan Brigade Pangan menjadi kunci keberhasilan pemanfaatan alsintan di lapangan."

Lebih lanjut, Kepala Dinas berharap keberhasilan pengelolaan sawah di Desa Buyan Kelumbi dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bangka Barat.

"Sawah Desa Buyan Kelumbi merupakan hasil Program Cetak Sawah Tahun 2013 yang kini telah mampu membuktikan bahwa lahan sawah di Kabupaten Bangka Barat dapat berkembang menjadi kawasan pertanian yang produktif. Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk terus mengembangkan pertanian pangan, memanfaatkan teknologi pertanian modern, serta memperkuat ketahanan pangan daerah."

Pemanfaatan Combine Harvester memberikan berbagai manfaat nyata bagi petani, antara lain:

* Mempercepat waktu panen sehingga lahan dapat segera disiapkan untuk musim tanam berikutnya.

* Menghemat biaya operasional dan mengurangi ketergantungan terhadap tenaga kerja panen.

* Menekan kehilangan hasil panen (losses) sehingga produksi gabah lebih optimal.

* Meningkatkan kualitas hasil panen karena proses pemanenan dilakukan secara lebih baik dan seragam.

* Mendukung percepatan mekanisasi pertanian sebagai bagian dari transformasi menuju pertanian yang modern, efisien, dan berdaya saing.

Melalui sinergi antara Kementerian Pertanian RI, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Gapoktan Bukit Lestari Buyan, Brigade Pangan Sejahtera Buyan Kelumbi, serta seluruh petani, pemanfaatan alsintan diharapkan terus memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. DKPP Kabupaten Bangka Barat berkomitmen untuk terus mendorong optimalisasi penggunaan alat dan mesin pertanian sebagai bagian dari strategi mendukung ketahanan pangan serta mewujudkan pertanian Bangka Barat yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.